Published26 Februari 2022. Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu sistem komputer yang dimanfaatkan untuk memasukkan, memeriksa, menyimpan, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisis, serta menampilkan data yang berkaitan dengan berbagai lokasi yang ada di muka bumi. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara Digunakanuntuk sistem kartografi (baca: inset peta) Digunakan untuk membantu perencanaan rute; Itulah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sistem informasi geografis. Dalam studi kasus, sistem informasi geografis dapat digunakan untuk membantu perenca secara cepet menghitung waktu tanggap darurat ketika terjadi bencana alam. MenurutMurai, SIG ialah suatu sistem informasi yang digunakan untuk dapat memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis, serta menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospasial, untuk dapat mendukung dalam pengambilan keputusan guna perencanaan serta pengelolaan penggunaan lahan dan lain sebagainya. SistemInformasi Geografis adalah kegiatan yang erat kaitannya dengan ilmu geografi. Ilmu Geografi adalah ilmu yang mempelajari lokasi, persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik serta manusia yang hidup di bumi. Geografi tidak terbatas pada pemetaan, tidak hanya menjawab apa dan dimana diatas muka bumi, namun juga mengapa TeknologiSIG mengintegrasikan operasi basis data seperti query dan analisis statistik dengan visualisasi yang unik serta analisis spasial yang ditawarkan melalui bentuk peta digital. Kemampuan tersebutlah yang membedakan SIG dengan sistem informasi lain dan membuat SIG lebih bermanfaat dalam memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia SistemInformasi Geografis (SIG): Pengertian, Manfaat SIG, Tahapan & Komponennya - Pada dasarnya, istilah sistem informasi geografi atau disebut dengan GIS merupakan gabungan dari 3 unsur pokok yaitu sistem, informasi, dan geografis. Sehingga untuk memahami GIS atau sistem informasi geografis, pengertian ketiga unsur diatas bermanfaat bagi kita semua. Berdasarkan 3 unsur pokok itulah Untukdapat menjalankan fungsinya dengan baik, SIG harus didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak yang memadai. Contoh perangkat keras SIG misalnya CPU, Scanner, Printer, Ploter. Sedangkan contoh perangkat lunak SIG misalnya Arc GIS, Arc View, Map Info, dan lain-lain. Data spasial dalam SIG biasanya dilengkapi dengan data tabular, yang Sistemsig sering digunakan untuk menghasilkan gambar dalam bentuk - 47422661 ariartha2718 ariartha2718 4 minggu yang lalu Geografi Sekolah Menengah Pertama terjawab Sistem sig sering digunakan untuk menghasilkan gambar dalam bentuk a. dua dimensi b. tiga dimensi c. nyata d. panorama e.landscape 1 Lihat jawaban Iklan Iklan Josiesecretly SistemInformasi Geografi SIG dikenal juga dengan nama Geographycal Information System (GIS) yang diartikan sebagai suatu system informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis, menghasilkan, dan mempublikasikan data bereferensi geografis atau data geospatial untuk mendukung pengambilan keputusan. Berikutulasannya masing-masing: Komponen-komponen SIG. 1. Hardware (Perangkat Keras) Perangkat keras pada SIG/Sistem Informasi Geografis dapat berupa komputer beserta instrumen nya (perangkat pendukungnya). Data atau informasi yang terdapat dalam SIG diolah melalui perangkat keras. 4O8NHJ. Pesatnya perkembangan era digitalisasi, ternyata memberikan dampak yang positif dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, salah satunya ilmu geografi. Dimana, kita bisa mengetahui potensi wilayah bukan hanya dari sumber daya alam tetapi juga dari sisi perencanaan pembangunannya, dengan menggunakan sistem informasi geografi SIG. Sistem Informasi Geografis SIG kerap diartikan sebagai sistem informasi berbasis komputer yang merupakan salah satu kemajuan dari teknologi informasi. SIG adalah suatu sistem yang bertugas untuk mengelola, mengumpulkan, serta menyajikan informasi di muka bumi yang diperoleh dari masukan data tersebut dan data penginderaan jauh. Dalam pengelolaannya terdapat empat subsistem SIG secara fungsional antara lain; subsistem masukan input, subsistem manajeman data, subsistem manipulasi dan analisis data, serta subsistem penyajian data output. Untuk lebih jelasnya akan diterangkan pengertian dari masing-masing subsistem SIG tersebut dibawah ini! Subsistem Masukan Input Subsistem masukan input data berperan untuk mengambil, mengumpulkan, dan mengubah data ke dalam bentuk digital yang dapat diterima dan dipakai dalam SIG. Ada dua jenis data dasar geografi, yaitu data spasial keruangan dan data atribut deskripsi. Data Spasial, adalah data atau informasi yang berorientasi geografis dan memiliki sistem koordinat tertentu sebagai dasar referensinya. Terdapat dua model penyajian data spasial yakni data raster dan data vektor. Data Atribut, adalah data yang mempresentasikan aspek-aspek deskripsi/ penjelasan dari suatu fenomena di permukaan bumi dalam bentuk kata-kata, angka, atau tabel. Data atribut berfungsi untuk menggambarkan gejala topografi karena memiliki aspek deskriptif dan kualitatif. Data atribut dapat diklasifikasikan menjadi empat tingkat pengukuran yaitu data nominal, data original, data interval, dan data rasio. Baca juga Tahapan Kerja Sistem Informasi Geografis Data yang dinput ke dalam subsistem SIG dapat diperoleh dari beberapa sumber, yaitu data lapangan, data peta, dan data penginderaan jauh. Data lapangan diperoleh secara langsung melalui hasil pengamatan atau pengukuran di lapangan. Data ini bersifat deskriptif dan tidak terekam oleh sensor penginderaan jauh. Proses input data atribut ke dalam SIG dapat dilakukan melalui tabulasi yaitu dengan pembuatan tabel. Data peta adalah data yang berasal dari peta yang telah diubah dalam bentuk digital. Proses input data spasial ke dalam SIG dapat dilakukan dengan dua cara yaitu digitasi dan pemindaian. Data penginderaan jauh berbentuk citra satelit dan foto udara. Subsistem Manajemen Data Subsistem manajemen data berperan dalam mengorganisasi data, baik data spasial maupun atribut ke dalam sebuah bank data database, sehingga data yang telah disimpan mudah dipanggil, di update, dan diedit. Subsistem Manipulasi dan Analisis Data Subsistem ini menentukan informasi-informasi yang dihasilkan oleh SIG, untuk melakukan manipulasi dan pemodelan data untuk menghasilkan informasi yang diharapkan. Subsistem SIG ini menyediakan beberapa fungsi untuk keperluan analisis data. Contohnya, buffering, scoring, dan overlay. Diantara ketiga contoh fungsi tersebut, maka fungsi overlay adalah fungsi yang paling sering digunakan dalam SIG. fungsi overlay atau tumpang tindih adalah menggabungkan beberapa peta tematik yang memiliki informasi berbeda terkait suatu area geografis tertentu. Subsistem Penyajian Data Output Subsistem penyajian data menampilkan atau menghasilkan seluruh atau sebagian baris data baik dalam bentuk soft copy maupun hard copy seperti tabel, grafik, peta, dan lain-lain. Dari data output ini, pengguna dapat memperoleh informasi yang akan membantu dalam pengambilan keputusan pada perencanaan pembangunan. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsGeografiKelas 10SIGSistem Informasi GeografiSubsistem SIG Komponen SIG - Pada dasarnya SIG atau Sistem Informasi Geografis merupakan kegiatan manusia dengan basis komputer dalam mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menayangkan data keruangan berbagai wilayah di muka bumi. Dalam praktiknya, kegiatan Sistem Informasi Geografis SIG berupaya memanfaatkan perangkat lunak atau software kartografi komputer dengan sistem pengelolaan data dasar. Oleh karena itu, secara umum SIG Sistem Informasi Geografis terdiri atas tiga subsistem utama, yaitu sebagai berikut Sistem masukan, memungkinkan untuk pengumpulan data sehingga dapat digunakan dan dianalisis untuk berbagai kepentingan. Sistem software dan hardware komputer, sebagai penyimpan data, dialokasikan untuk manajemen dan analisis data, serta dapat digunakan untuk menyajikan manipulasi data pada monitor komputer. Sumber-sumber data geospatial, seperti peta digital, foto udara, citra satelit, tabel data statistik, dan dokumen lain yang relevan. Komponen SIG Adapun komponen-komponen utama yang terdapat dalam SIG meliputi perangkat keras hardware, perangkat lunak software, kemampuan intelegensi manusia barinware, data, dan metode. Berikut ulasannya masing-masing Komponen-komponen SIG 1. Hardware Perangkat Keras Perangkat keras pada SIG/Sistem Informasi Geografis dapat berupa komputer beserta instrumen nya perangkat pendukungnya. Data atau informasi yang terdapat dalam SIG diolah melalui perangkat keras. Perangkat keras dapat dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut. Alat masukan input, sebagai sarana untuk memasukkan data ke dalam jaringan komputer. Misalnya, scanner, digitizer, dan CD-ROM. Alat pemrosesan, merupakan sistem dalam komputer yang berfungsi mengolah, menganalisis, dan menyimpan data yang masuk sesuai kebutuhan. Misalnya, Central Processing Unit CPU, tape drive, dan disk drive. Alat keluaran output, berfungsi menayangkan informasi geografis sebagai data dalam proses SIG. Misalnya, VDU Visual Display Unit, plotter, dan printer. Data yang telah masuk akan diolah melalui CPU yang di hubungkan dengan Unit penyimpanan disk drive, tape drive untuk disimpan dalam disket atau CD Unit keluaran printer dan plotter untuk dicetak menjadi data dalam bentuk peta. VDU layar monitor untuk ditayangkan agar dapat dikontrol oleh para pemakai dan programer pembuat program. Scanner, yaitu alat untuk membaca tulisan pada sebuah kertas atau gambar. CD-ROM, yaitu alat untuk menyimpan program. Digitizer, yaitu alat pengubah data asli gambar menjadi data digital angka. Plotter, yaitu alat yang mencetak peta dalam ukuran relatif besar. Printer, yaitu alat yang mencetak data maupun peta dalam ukuran relatif kecil. CPU, yaitu pusat pemrosesan data digital. VDU, yaitu layar monitor untuk menayangkan hasil pemrosesan. Disk drive, yaitu bagian CPU untuk menghidupkan program. Tape drive, yaitu bagian CPU untuk menyimpan program. 2. Software Perangkat Lunak Perangkat lunak merupakan sistem yang berfungsi untuk memasuk kan, menyimpan, dan mengeluarkan data yang di perlukan. Perangkat lunak meliputi proses komputerisasi yang berhubungan dengan masukan data, data tambahan, data dasar geografi, transformasi, dan penayangan serta pelaporan data. Beberapa jenis software berupa program komputer yang biasa dimanfaatkan antara lain program AutoCad, ArcInfo, ArcView, dan program lainnya. 3. Brainware Kemampuan Manusia Brainware merupakan kemampuan manusia dalam pengelolaan dan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis SIG secara efektif dan efisien. Secanggih apapun teknologi yang digunakan, manusia merupakan subjek pelaku yang sangat penting dalam mengendalikan seluruh sistem. Artinya, manusia tetap memegang peran yang sentral dalam SIG. Koordinasi dalam pengelolaan SIG sangat diperlukan agar informasi yang diperoleh tidak simpang siur, tetapi tepat dan akurat. Berikut ini disajikan skema dari komponen-komponen dalam SIG. 4. Data Pada prinsipnya terdapat dua jenis data untuk mendukung SIG yaitu 1. Data Spasial Data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y vektor atau dalam bentuk image raster yang memiliki nilai tertentu. 2. Data Non Spasial Atribut Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi- informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada. 5. Metode Itulah beberapa komponen-komponen utama yang terdapat dalam SIG atau Sistem Informasi Geografis. Jadi komponen SIG terdiri dari hardware, software, brainware, data, serta metode yang digunakan yang kesemuanya harus bersinergi untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan. Semoga bermanfaat. Hallo guys, setelah diartikel sebelumnya membahas pengertian peta dan pengindraan jauh. Kali ini kita akan membahas sistem informasi geografi atau SIG. Apa itu sistem informasi geografi? Sistem informasi geografi atau yang sering disingkat SIG adalah sisitem informasi khusus untuk mengelola data yang memiliki informasi spasial atau berdasarkan keruangan. Dengan kata lain SIG merupakan sisitem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi geografi. Selain pengertian di atas, banyak ahli juga yang berpendapat tentang pengertian SIG, berikut sudah kami rangkumkan beberapa yang paling fenomenal. Pengertian Sistem Informasi Geografi Menurut Para Ahli1. Aronaff 19892. Burrough 19863. Gistut 19944. Berry 19885. Murai 1999Komponen Sistem Informasi Geografi1. Perangkat Keras Hardwere2. Perangkat Lunak Softwere3. Data4. Metode5. Manusia BrainwereRuang Lingkup Sistem Informasi Geografi1. Input Data2. Manipulasi Data3. Manajemen Data4. Query dan Analisis5. VisualisasiTujuan dan Contoh PenerapanDaftar Pustaka Pengertian Sistem Informasi Geografi Menurut Para Ahli 1. Aronaff 1989 SIG adalah sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yang memasukkan, mengelola, memanipulasi dan menganalisis data serta memberi uraian. 2. Burrough 1986 SIG merupakan alat yang bermanfaat untuk pengumpulan, penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia. 3. Gistut 1994 SIG adalah sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan spasial dan mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. SIG yang lengkap mencakup metodologi dan teknologi yang diperlukan, yaitu data spasial perangkat keras, perangkat lunak dan struktur organisasi. 4. Berry 1988 SIG merupakan sistem informasi, referensi internal, serta otomatisasi data keruangan. 5. Murai 1999 SIG sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan, transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya. Terdapat 5 komponen dalam sistem informasi geografis, yaitu 1. Perangkat Keras Hardwere Kamu pasti sudah belajar tentang TIK atau Teknologi Informasi Komunikasi? Pasti sudah tahu mana yang teramsuk hardwere dan mana yang termasuk softwere. Nah dalam SIG juga demikian, hardwere atau perangkat keras yang dimaksud disini adalah komponen-komponen komputer yang nampak secara fisik. Dalam SIG hardwere ini berfungsi untuk menyajikan citra dengan resolusi dan kecepatan yang tinggi serta mendukung operasi-operasi basis data dengan volume yang besar secara cepat. 2. Perangkat Lunak Softwere Setelah dikomponen peratama kita membahas tentang hardwere kurang lengkap jika tidak menyinggung softwere. Softwere dalam SIG digunnakan untuk melakukan proses penyimpanan, menganalisis, memvisualkan data-data baik berupa data spasial keruangan maupun data non-spasial atribut. Adapun komponen perangkat lunak yang harus ada dalam SIG adalah Alat untuk memasukan dan memanipulasi data Base Management System DBMS.Alat untuk menganalisis untuk menampilkan data dan hasil analsis. 3. Data Sebelumnya pada komponen softwere sudah disinggung data-data yang divisualisasikan yaitu data spasial dan data non-spasial. Data Spasial Data spasial adalah gambaran nyata dari suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Pada umumny data ini direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x, y vektor atau dalam bentuk image raster yang memiliki nilai tertentu. Data Non-Spasial Data non-spasial adalah data berebentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi-informasi yang dimiliki olah objek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi terhubung dengan data spasial yang ada. 4. Metode Metode yang digunakan dalam SIG tidaklah sama, hal ini bergantung pada permasalahan yang dihadapi. SIG yang baik bergntung pada asapek desain dan aspek realnya. 5. Manusia Brainwere Komponen SIG yang terakhir dan yang paling inti adalah manusia. Manusia menjadi komponen inti dari SIG karena manusai adalah perencana dan pengguna dari SIG. Pengguna SIG mempunyai tingkatan seperti pada sistem informasi lainnya, dari tingkat spesialis teknis yang mendsai dan mengelola sistem, sampai pada pengguna yang menggunakan SIG untuk membantu pekerjaannya sehari-hari. Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografi Terdapat 5 ruang lingkup SIG yang haris kamu pahami, yaitu 1. Input Data Proses input data digunakan untuk memasukan data baik spasial dan non-spasial kedalam peta digital. Contohnya seperti ini, pada umumnya data spasial berupa peta analog, berhubung SIG harus berupa peta digital, maka data spasial yang berupa peta analog itu harus dikonversi terlebih dahulu kedalam peta digital dengan menggunakan alat digitizer. Selain melalui proses digitasi dapat juga menggunakan proses overlay dengan melakukan proses scanning pada peta analog. 2. Manipulasi Data Memanipulasi data pada SIG perlu dilakukan agar sesuai dengan sistem yang diperlikan. Oleh sebab itu SIG mampu melakukan fungsi edit baik untul data spasial ataupun non-spasial. 3. Manajemen Data Setelah data spasial terinput, kemudian proses selanjutnya adalah pengolahan data non-spasial. Pengolahan data non-spasila ini meliputi penggunaan Data Base Management System DBSM untuk menyimpan data yang memiliki ukuran yang besar. 4. Query dan Analisis Query adalah proses menganalisis yang dilakuakn secara tabular tresusun dalam tabel. SIG dapat melakukan dua jenis analisis, yaitu Analisis Proximity Analisi proximity merupakan analasis yang berbasis pada jarak antar layer berbagai macam bentuk data yang ditampilkan secara bersamaan dalam format SIG. Disini SIG menggunakan proses buffering membangun lapisan pendukung disekitar layer dalam jarak tertentu untuk menentukan dekatnya gubungan antar sifat bagian. Analisis Overlay Proses penyatuan data dari lapisan layer yang berbeda disebut dengan overlay. Secara sedarhana overlay disebut sebagai operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk digabungkan secara fisik. 5. Visualisasi hasil terbaik daru sebuah tipe geografis diwujudkan atau divisualisasikan dalam bentuk peta atau grafik. Tujuan dan Contoh Penerapan Setelah kita mempelajari hal diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa SIG bertujuan untuk memudahkan kita dalam mencari informasi terkait suatu wilayah tertentu. Contoh penerapan dari adanya SIG sering kita temui sehari-hari lho… Salah satunya adalah Google Map. Pasti kamu sudah tidak asing lagi kan menggunakan google map. Selain google map ada juga GPS, Wazo, atau aplikasi peta lainnya. Nah, sekian materi tenatng sistem informasi geografi, semoga bisa bermanfaat. Daftar Pustaka Dewi, Nurmala. 2009. Geografi Untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta CV. Epsilon Grup Nirwansyah, Anang Widi. 2016. Dasar Sistem Informasi Geografi dan Aplikasinya Menggunakan ARCGIS Yogyakarta Deepublish Originally posted 2020-05-06 214209.